Arti rahn Adalah

Pengertian rahn - Dalam ekonomi dan bisnis

Pengertian rahn
pada kategori glosarium dan kamus Ekonomi, glosarium bersumber dari berbagai situs dan buku. sebelum melanjutkan pahami terlebih dahulu beberapa tips di tautan peraturan yang dapat membantu. dalam beberapa pengertian, referensi arti kata akan di-Update berdasarkan glosarium yang sudah ditemukan. Terimakasih
Glossary
Arti rahn dalam Keuangan (OJK).
rahn : Akad menggadaikan barang dari satu pihak kepada pihak yang lain, dengan uang sebagai gantinya. Akad ini digunakan sebagai akad tambahan pada pembiayaan yang berisiko dan memerlukan jaminan tambahan. Lembaga keuangan tidak menarik manfaat apapun kecuali biaya pemeliharaan atau keamanan barang tersebut.
Arti rahn dalam SBSN.
rahn : Akad gadai atau melakukan pinjaman dengan menggadaikan suatu barang sebagai jaminan hutang.
rahn : Merupakan gadai atau pengikatan diri untuk menjalankan suatu kewajiban (pledge) dengan memberikan jaminan pembayaran.
Arti rahn dalam Leksikon Bank Indonesia. (Sumber: istilahbank.blogspot.co.id)
rahn : Adalah pijaman dengan menggadaikan barang sebagai jaminan, dimana pihak pemberi pinjaman (Bank/murtahin) dapat menahan barang jaminan (marhun) atau mengusai surat bukti kepemilikan aset jaminan tersebut sampai pelunasan semua hutang pemilik barang atau aset (rahin). Ketentuan selanjutnya adalah:
o Barang jaminan (marhun) dan manfaatnya tetap menjadi milik pemilik barang/aset (rahin). Pada prinsipnya barang jaminan (marhun) tidak boleh dimanfaatkan oleh pemberi pinjaman (bank atau murtahin) kecuali seizin pemilik barang/aset (rahin), dengan tidak mengurangi nilai barang jaminan (marhun) dan pemanfaatannya tersebut sekedar pengganti biaya pemeliharaan dan perawatannya.
o Pemeliharaan dan perawatan barang jaminan (marhun) pada dasarnya menjadi kewajiban pemilik barang/aset (rahin),namun dapat dilakukan juga oleh pemberi pinjaman (bank atau murtahin), sedangkan biaya dan pemeliharaan penyimpanan tetap menjadi kewajiban pemilik barang/aset (rahin).
o Besarnya biaya pemeliharan dan penyimpanan barang jaminan (marhun) tidak boleh ditentukan berdasarkan jumlah pinjaman.
o Penjualan barang jaminan (marhun) harus mengikuti ketentuan sebagai berikut:
(a) Apabila jatuh tempo, pemberi pinjaman (bank/murtahin) harus meperingatkan pemilik barang/aset (rahin) untuk segera melunasi hutangnya.
(b) Apabila pemilik barang/aset(rahin) tetap tidak dapat melunasi hutangnya, maka barang jaminan (marhun) dijual paksa/dieksekusi melalui lelang sesuai syariah dan mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
(c) Hasil penjualan barang jaminan (marhun) digunakan untuk melunasi hutang,biaya pemeliharaan dan penyimpanan yang belum dibayar serta biaya penjualan.
(d) Kelebihan hasil penjualan menjadi milik pemilik barang/aset (rahin) dan kekurangannya menjadi kewajiban pemilik barang/aset (rahin)
o Ongkos dan biaya pemeliharaan dan penyimpanan ditanggung oleh pihak penggadai (rahin)
o Penetapan ongkos penyimpanan dan pemeliharaan barang (marhun) didasarkan pada pengeluaran riil pemberi pinjaman (bank atau murtahin) dan berdasarkan akad ijarah. (13).
(Sumber: Bank Indonesia).

Last modified: 21 October 2016


Terkait istilah lain dengan huruf awal: R R& R2 RA RB RC RE RF RH RI RM RO RP RR RS RT RU
RAB RAF RAH RAL RAM RAN RAP RAR RAS RAT RAW
Apa saja yang ada pada GlosariBusiness.com ini : Kumpulan Istilah dalam Ekonomi dan berbagai bisnis. dalam kategori ini sudah terdapat Glosarium dan kamus: Ekonomi, Perbankan, pajak, startup, saham, asuransi, keuangan, retail, kartu kredit, properti, multi level marketing, Insurance, employment law, Job seekers, Human resource, KPR, Ketenagakerjaan, accounting, Audit, SBSN, CSR, LPS, Multi finance, akuntansi, dll
Tidak menemukan apa yang ingin anda cari dan ketahui di sini? Coba gunakan penelusuran terkait istilah/kata rahn
Wikipedia Indonesia :
Google :
Google Gambar :


GlosariBusiness Merupakan situs website multi glosarium bisnis online yang mengumpulkan beraneka-aneka macam informasi mengenai istilah bisnis dan ekonomi di dunia maya (Internet) dalam bentuk deretan abjad, kamus, dan glosarium, disatukan dalam kategori utama yaitu bisnis (sebuah kategori yang dapat menghubungkan subkategori yang berhubungan dan berkaitan ketika terdapat kata yang sama) sebagai garis besar agar mudah untuk mendapatkan banyak referensi dalam sebuah halaman web.

Multi Glosarium Bisnis, yang berarti jika anda beruntung saat mengakses website ini, maka anda akan menemukan banyak referensi, sumber, makna, maksud, dari banyak bidang yang membahas istilah dunia ekonomi dan bisnis. Tidak semua istilah memiliki multi(banyak) referensi, maka dari itu, untuk menambah dan memperbarui istilah yang ada di GlosariBusiness ini diperlukan tindakan dari sukarelawan untuk membantu memperbaikinya. karena memang tidak ada yang sempurna.

!! Untuk pelajar. GlosariBusiness bisa digunakan sebagai referensi untuk menjawab sebuah soal pertanyaan di lembar kerja siswa yang sedang dikerjakan. Tetapi, Sangat Penting!! Bukan berarti konten yang ditampilkan saat ini yang ada di halaman GlosariBusiness adalah isi dari jawaban soal yang dikerjakan. Harap untuk dapat menarik kesimpulan yang ada pada referensi di halaman website ini. (baca aturan ini selengkapnya di navigasi Peraturan)

Kami menyadari bahwa GlosariBusiness masih jauh sekali dari kata sempurna, banyak ketidaksempurnaan yang ada pada situs ini, maka dari itu, untuk menjaga agar website glosarium bisnis ini dapat berjalan dan terus melayani pengunjung dengan semestinya. Diharapkan pengunjung dapat aktif membantu melaporkan jika terjadi masalah yang mungkin tidak diketahui admin pada website ini melalui menu navigasi Buku Tamu. Terimakasih



Sumber situs lain terkait istilah rahn
Glosarium Badan Bahasa Kemdikbud
Referensi KBBI yang menurut admin GlosariBusiness baik dan mudah dimengerti : id.wiktionary.org kbbi.web.id artikata.com
Download Ebook GlosariBusiness

Jika hal ini bermanfaat, silahkan bookmark di browsermu dan mari berbagi link ini di sosial media-mu sebagai apresiasi terhadap kerja keras rekan GlosariBusiness.